Bukan Basa-Basi !! Kapolsek dan Camat Kembangbahu Serta Jajarannya ‘Serbu’ Koramil 0812/05, Ada Pesan Keras di Balik Kejutan HUT TNI: “Tegaskan Tiga Pilar Tidak Boleh Jalan Sendiri”

oleh -22 Dilihat
oleh

LAMONGAN | SUARA KPK NEWS – Potong tumpeng boleh menjadi bagian dari tradisi peringatan hari ulang tahun. Namun, kunjungan mendadak jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kembangbahu ke Koramil 0812/05 Kembangbahu pada Selasa pagi (6/10/2026), memiliki pesan yang lebih substantif: soliditas tiga pilar di tingkat kecamatan.

Kedatangan Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono bersama Camat Kembangbahu Gunawan Priyo Handoko, S.TP., M.M., jajaran Kecamatan Kembangbahu, serta personel Polsek Kembangbahu bukan sekadar agenda seremonial.

Mereka datang memberikan kejutan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Suasana hangat langsung terasa di Koramil 0812/05 Kembangbahu. Namun di balik acara sederhana tersebut, terdapat pesan koordinasi yang jauh lebih penting: TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan harus tetap berada dalam satu irama ketika berhadapan dengan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat akar rumput.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi momentum memperkuat komunikasi dan silaturahmi antarlembaga. Bukan hanya bertemu dalam forum resmi, tetapi membangun kedekatan yang dibutuhkan ketika personel tiga pilar harus turun langsung menghadapi dinamika di lapangan.

Kapten inf Eko suwandoko, Berpesan:
“Sebab,kondusivitas wilayah tidak cukup dijaga dengan laporan administratif maupun rapat koordinasi di atas meja. Dibutuhkan komunikasi yang berjalan, koordinasi yang cepat, dan hubungan antarpersonel yang solid”, Pungkasnya.

Di titik inilah kunjungan Forkopimcam Kembangbahu ke Koramil 0812/05 menjadi relevan. Peringatan HUT TNI ke-81 tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat sinergitas aparat negara di wilayah Kecamatan Kembangbahu.

Kebersamaan personel Koramil, Polsek, dan jajaran pemerintah kecamatan menunjukkan bahwa koordinasi keamanan di tingkat wilayah membutuhkan keterlibatan bersama.

Terlebih, tantangan menjaga ketertiban masyarakat tidak mengenal batas institusi. Ketika persoalan muncul di tengah masyarakat, yang dibutuhkan bukan ego sektoral, melainkan kemampuan tiga pilar untuk bergerak dalam satu koordinasi.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, aman, lancar, dan terkendali.

Pesan yang tersirat pun cukup jelas: soliditas tiga pilar bukan sekadar jargon dalam dokumen koordinasi. Ia harus terlihat dalam hubungan kerja dan kesiapsiagaan nyata di lapangan.

Dari Koramil 0812/05 Kembangbahu, peringatan HUT ke-81 TNI akhirnya bukan hanya soal usia institusi pertahanan negara. Ada pesan lain yang ikut dikirimkan kepada masyarakat: ketika TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan mampu menjaga komunikasi dan sinergi, upaya menjaga keamanan wilayah memiliki fondasi yang lebih kuat. (Prananda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *