Dari Kesiapan Menjadi Ketangguhan, BPBD Kota Probolinggo Perkuat Pembinaan Relawan Kebencanaan

oleh -5 Dilihat
oleh

PROBOLINGGO | SUARA KPK NEWS – Ketangguhan suatu daerah dalam menghadapi bencana turut ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Menyadari pentingnya hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo melaksanakan pembinaan relawan pada Senin (26/10/2026) pagi di Ruang Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Probolinggo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan relawan sebagai unsur pendukung penanggulangan bencana. Melalui pembinaan, BPBD Kota Probolinggo mendorong peningkatan kapasitas, pemantapan koordinasi, serta penguatan kesiapsiagaan agar keterlibatan relawan dapat memberikan dukungan yang optimal dalam menghadapi potensi bencana.

Sekretaris BPBD Kota Probolinggo, Dedy Ristantama, menyampaikan bahwa membangun ketangguhan bencana memerlukan persiapan yang terencana dan keterlibatan berbagai pihak. Relawan, sebagai bagian dari kekuatan bersama, perlu terus didukung agar mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab dan terkoordinasi.

“Ketangguhan menghadapi bencana harus dibangun melalui kesiapan dan kerja sama yang kuat. Relawan memiliki peran penting dalam mendukung upaya tersebut, sehingga kapasitas dan koordinasi mereka perlu terus diperkuat. Kami berharap pembinaan ini menjadi dorongan bagi para relawan untuk semakin siap, disiplin, dan mampu bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam mendukung penanggulangan bencana di Kota Probolinggo,” kata Dedy Ristantama.

Lebih dari sekadar peningkatan kemampuan, pembinaan relawan juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Keterlibatan masyarakat yang didukung koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kesiapan menghadapi berbagai risiko kebencanaan.

BPBD Kota Probolinggo memandang penguatan kapasitas relawan sebagai bagian dari proses membangun kesiapsiagaan secara berkelanjutan. Dengan sumber daya manusia yang semakin siap dan kerja sama yang semakin kuat, upaya penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih terarah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Ke depan, semangat kerelawanan diharapkan terus berkembang menjadi kekuatan kolektif yang mampu mendorong masyarakat lebih peduli terhadap risiko bencana, memahami pentingnya kesiapsiagaan, dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Melalui langkah tersebut, BPBD Kota Probolinggo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kesiapsiagaan sebagai bagian dari budaya bersama, karena upaya membangun daerah tangguh bencana dimulai dari kesiapan setiap unsur yang ada di dalamnya.

(Syl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *