LAMONGAN . Suara KPK News.com// Kabupaten Lamongan mencatat capaian signifikan di sektor perikanan dengan memperoleh alokasi pupuk bersubsidi terbesar di Jawa Timur pada tahun 2026. Total alokasi yang diterima mencapai 52.278 ton, atau sekitar 65 persen dari total kuota provinsi yang berada di kisaran 66 ribu ton.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Yuli Wahyuono, menyampaikan bahwa ketersediaan pupuk bagi para pembudidaya ikan saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi. Bahkan, jumlah alokasi yang diterima Lamongan jauh melampaui daerah lain di Jawa Timur.
“Rincian pupuk yang disalurkan terdiri dari Urea sebanyak 33.956 ton, SP-36 sebesar 17.020 ton, serta pupuk organik sekitar 1.301 ton,” ujarnya, (14/04/2026).
Distribusi pupuk tersebut telah menjangkau 15 kecamatan dengan jumlah yang bervariasi. Kecamatan Glagah tercatat sebagai penerima terbesar dengan alokasi sekitar 9 ribu ton. Disusul Karangbinangun dan Turi yang masing-masing menerima sekitar 8 ribu ton, serta Deket sekitar 7 ribu ton.
Sementara itu, kecamatan lain seperti Kalitengah, Karanggeneng, hingga wilayah pesisir seperti Brondong dan Paciran juga turut menerima distribusi, meskipun dalam jumlah relatif lebih kecil.
Lebih lanjut, Yuli menjelaskan bahwa meskipun ketersediaan pupuk tergolong melimpah, realisasi penyalurannya masih berlangsung dan tingkat serapan di kalangan petambak masih bersifat fluktuatif. Pemerintah daerah berharap, memasuki triwulan berikutnya, tingkat penyerapan dapat meningkat secara optimal.
“Kami optimistis distribusi yang merata dan dukungan kebijakan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pembudidaya,” tambahnya.
Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi regulasi terbaru pemerintah pusat yang kembali menghadirkan pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan, sekaligus melakukan penyesuaian harga agar lebih terjangkau bagi para petambak.
Dengan alokasi terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Lamongan diharapkan mampu memperkuat produktivitas tambak serta mendorong peningkatan kesejahteraan para pembudidaya ikan di daerah tersebut.
penulis : Ta”iin
Editor : Red
Post Views: 17





