SAMPANG | SUARA KPK NEWS – Kepedulian terhadap kesehatan jiwa masyarakat terus mendapat perhatian melalui kolaborasi berbagai pihak. Kali ini, semangat kepedulian sosial tersebut tercermin dalam kegiatan bakti sosial IDI Cabang Sampang bersama MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPAC Kedungdung di Yayasan Sahabat Jiwa Sehat, Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-76 sekaligus Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kalangan tenaga kesehatan dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terutama Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kehadiran MADAS DPAC Kedungdung dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa persoalan kesehatan jiwa bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, organisasi sosial, dan masyarakat luas.
Yayasan Sahabat Jiwa Sehat yang berada di Desa Komis menjadi lokasi kunjungan untuk memperkuat perhatian terhadap isu kesehatan jiwa. Dalam kegiatan tersebut, persoalan ODGJ menjadi salah satu hal yang dibahas, terutama mengenai pentingnya membangun lingkungan yang peduli, memberikan dukungan sosial, serta menghindari perlakuan diskriminatif terhadap orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Kesehatan jiwa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh. Setiap individu memiliki hak untuk memperoleh perhatian, penghormatan, dan akses terhadap penanganan yang sesuai dengan kebutuhannya. Karena itu, pemahaman masyarakat mengenai gangguan jiwa perlu terus ditingkatkan agar tidak muncul stigma yang justru membuat penderita semakin terpinggirkan.
Melalui kolaborasi ini, IDI Cabang Sampang dan MADAS DPAC Kedungdung diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa kepedulian terhadap ODGJ harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Dukungan sosial, perhatian terhadap kebutuhan dasar, pendampingan keluarga, serta akses terhadap layanan kesehatan profesional merupakan bagian penting dalam membantu meningkatkan kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa.
Di sisi lain, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui kegiatan sosial dan komunikasi langsung, organisasi dapat membantu menyebarkan pemahaman yang benar mengenai kesehatan jiwa sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

MADAS DPAC Kedungdung sebagai bagian dari organisasi Madura Asli Daerah Anak Serumpun diharapkan terus berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan yang membawa manfaat bagi warga. Semangat persaudaraan dan gotong royong dapat menjadi kekuatan untuk memperluas kepedulian terhadap kelompok rentan, termasuk mereka yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi persoalan kesehatan jiwa.
Sementara itu, momentum HUT ke-76 IDI menjadi pengingat pentingnya pengabdian tenaga medis kepada masyarakat. Pengabdian tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelayanan pengobatan, tetapi juga mencakup edukasi, pencegahan, serta upaya mendorong masyarakat agar lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.

Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan masyarakat bahwa orang dengan gangguan jiwa tetap memiliki hak dan martabat yang harus dihormati. Mereka membutuhkan pendekatan yang manusiawi, dukungan lingkungan, serta penanganan profesional sesuai kondisi masing-masing.
Kolaborasi IDI Cabang Sampang dan MADAS DPAC Kedungdung di Yayasan Sahabat Jiwa Sehat diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan organisasi masyarakat. Sinergi semacam ini penting agar kepedulian sosial tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Dengan mengedepankan semangat persaudaraan, kemanusiaan, dan gotong royong, berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Sampang diharapkan semakin terdorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Perhatian terhadap kesehatan jiwa pun diharapkan semakin meningkat sehingga masyarakat dapat tumbuh dalam lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan menghargai martabat setiap manusia.
(Imron R.)









