Lamogan.Suara KPK News.com// Akselerasi infrastruktur jalan di wilayah lamongan selatan menyisakan residu persoalan yang mengancam keselamatan publik.Proyek pelebaran jalan provinsi ruas lamongan mantup.khususnya desa glugu hingga desa kedungsoko.menyisakan kegelapan total pada malam hari akibat padamnya lampu penerangan jalan umum.
Kondisi memicu kritik tajam dari masyarakat yang menilai ketidakseimbangan antara peningkatan kualitas jalan dengan aspek keamanan safety bagi pengguna jalan.
Meski proyek pelebaran jalan telah usai.dan memberikan kenyamanan secara struktural.namun aspek fungsionalitas penerangan justru kurang diperhatikan. beberapa tiang pju tampak tidak berfungsi. bahkan instalasi kabel terlihat semrawut.diduga dampak dari penggunaan alat berat saat proses konstruksi berlangsung.
seorang warga setempat, mengungkapkan apresiasinya terhadap perbaikan jalan namun dampak lain bermunculan.
Kami sangat mengapresiasi jalan yang kini lebih luas dan bagus.Namun pasca proyek selesai.penerangan dari desa glugu hingga Kedungsoko justru padam total.Kerusakan diduga kuat akibat aktivitas ekskavator saat pelebaran jalan yang tidak diikuti dengan pemulihan instalasi listrik secara tuntas.ujar mustain.
Disfungsi penerangan jalur padat yang menghubungkan lamongan dan mojokerto.mengungkap arti birokrasi antara pemerintah daerah dan provinsi. Menanggapi keresahan warga.Kepala dinas Perhubungan kabupaten lamongan.drs. dianto hari wibowo.menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah darurat terhadap aset yang berada di bawah wewenang kabupaten.
kami sudah melakukan penanganan darurat. termasuk pengadaan kabel guna menyambung kembali jalur yang terputus. Ujar dianto.Namun dianto menyampaikan bahwa titik krusial yang saat ini masih gelap merupakan aset pemerintah provinsi.
Minimnya penerangan bukan sekadar masalah estetika.melainkan ancaman nyata bagi keselamatan jiwa.Arus logistik dan kendaraan pribadi yang kian padat di ruas lamongan mojokerto memerlukan standar keamanan yang mumpuni.termasuk penerangan yang memadai untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Publik mendesak pihak pelaksana proyek dan instansi tingkat provinsi untuk segera melakukan rekonsiliasi teknis.Transformasi infrastruktur seharusnya bersifat holistik.tidak hanya berfokus terhadap pengerasan jalan.namun juga menjamin keamanan pengguna jalan melalui fasilitas pendukung yang berfungsi optimal.
Penulis : mustain suara kpk news.com
Editor : Red
Post Views: 12





