PROBOLINGGO , SUARA KPK NEWS – Gerakan Sahabat Peduli Sekitar (GAS PETIR) kembali menghadirkan aksi sosial dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim, anak piatu, dan warga dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan selama dua hari, Minggu hingga Senin (28-29/06/2026) sore, dengan metode penyaluran langsung atau door to door kepada penerima manfaat.
Aksi sosial GAS PETIR menyasar sejumlah wilayah di Kota Probolinggo, di antaranya Kelurahan Jati dan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, serta Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran.
Dalam kegiatan tersebut, GAS PETIR menyalurkan santunan kepada 8 anak yatim, 5 anak piatu, dan 2 warga dhuafa yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari lingkungan sekitar.
Penyaluran secara langsung dilakukan sebagai langkah untuk memastikan bantuan diterima oleh pihak yang tepat sekaligus menjadi sarana mempererat kepedulian antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat.
Metode door to door dipilih karena dinilai lebih efektif dari sisi waktu, tempat pelaksanaan, hingga ketepatan sasaran dalam menyampaikan bantuan sosial.
Kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan para dermawan yang turut memberikan kontribusi sebagai donatur untuk membantu keberlangsungan program sosial GAS PETIR.
Kepedulian dari para donatur menjadi energi utama dalam gerakan ini, sehingga bantuan dapat dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pelaksana kegiatan sekaligus Penggerak GAS PETIR, Septyan Dwi Cahyo, mengatakan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian bersama yang diwujudkan melalui aksi nyata.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan rasa peduli dan kebersamaan. Bantuan yang diberikan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi penerima manfaat tentu memiliki arti tersendiri,” ujar Septyan.
Ia menyampaikan bahwa GAS PETIR berupaya menjadi penghubung antara masyarakat yang ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan bantuan.
“Banyak pihak yang memiliki keinginan untuk berbagi, sehingga kami mencoba menjadi wadah agar kepedulian tersebut dapat tersampaikan dengan baik dan tepat sasaran,” jelasnya.
Menurut Septyan, pelaksanaan santunan secara langsung memberikan kesempatan bagi tim GAS PETIR untuk melihat kondisi penerima manfaat sekaligus membangun komunikasi secara lebih dekat.
“Kami memilih datang langsung ke rumah penerima agar proses penyaluran lebih maksimal dan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” katanya.
Ia berharap kegiatan sosial yang dilakukan GAS PETIR dapat terus berjalan dan melibatkan lebih banyak masyarakat yang ingin berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.
“Gerakan ini bisa terus berjalan karena adanya kebersamaan. Peran para dermawan sangat berarti dalam setiap kegiatan yang kami lakukan,” ungkap Septyan.
GAS PETIR juga berencana kembali menggelar kegiatan santunan pada Senin (06/07/2026) mendatang sebagai bentuk keberlanjutan program sosial.

Septyan menyebut, GAS PETIR masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun calon dermawan yang ingin ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kontribusi dapat diberikan baik secara langsung maupun melalui donasi yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengajak siapa pun yang ingin ikut berbagi untuk bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kepedulian ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi sesama,” pungkas Septyan.
(Syl)







