Satpolairud Polres Lamongan Gerak Cepat Cari KMN Entok yang Hilang Kontak di Perairan Kangean

oleh -28 Dilihat
oleh

LAMONGAN , SUARA KPK NEWS – Merespons ancaman keselamatan maritim, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan bergerak cepat menindaklanjuti insiden hilang kontak Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok. Kapal tersebut dilaporkan kehilangan komunikasi dan diduga berada di sekitar Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Upaya cepat dilakukan setelah Satpolairud Polres Lamongan menerima laporan resmi pada Rabu (1/7/2026) pukul 14.30 WIB dari Ketua Rukun Nelayan Desa Blimbing, H. Nurwakit, didampingi pemilik kapal, H. Andik.

Berdasarkan data manifes yang dihimpun, KMN Entok dinakhodai S dan membawa 19 Anak Buah Kapal (ABK). Kapal bertolak dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong dengan estimasi operasional sekitar 18 hari melaut sebelum kembali bersandar.

Melewati batas waktu normal pelayaran tanpa konfirmasi posisi memicu status siaga. Hal ini mengingat rute menuju Perairan Pulau Kangean memiliki karakteristik hidrografi yang dinamis.

Menyikapi urgensi situasi, Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur langsung menginisiasi manajemen krisis dengan membangun jaringan koordinasi multilateral. Langkah operasional yang diambil meliputi:

Pertama, berkoordinasi intensif dengan Satpolairud Polres Sumenep sebagai pemangku wilayah perairan terdekat dari titik estimasi hilang kontak.
Kedua, menggandeng Kantor Kesyahbandaran, Otoritas Pelabuhan Tanjung Pakis, serta Syahbandar PPN Brondong untuk memetakan jalur pelayaran dan manifes logistik kapal.

Kapolres Lamongan melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid menegaskan bahwa integrasi informasi antarinstansi maritim menjadi prioritas utama guna mempercepat penemuan titik koordinat kapal.

“Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur telah mengaktifkan jalur komunikasi darurat dengan Satpolairud Polres Sumenep, Kantor Kesyahbandaran, Otoritas Pelabuhan Tanjung Pakis, serta Syahbandar PPN Brondong,” ujar IPDA M. Hamzaid.

Upaya penyelamatan juga melibatkan partisipasi publik dan komunitas maritim. Sinergi ini dirancang untuk memaksimalkan cakupan area pencarian.

“Kami mengimbau melalui kanal siber maupun radio kepada seluruh nakhoda kapal komersial maupun nelayan yang melintas di sekitar Perairan Kangean agar segera memberikan informasi jika melihat atau mendeteksi keberadaan KMN Entok. Fokus utama kami adalah keselamatan 20 awak kapal,” lanjut IPDA M. Hamzaid.

Polres Lamongan berkomitmen terus memelihara posko pemantauan situasi serta memperbarui analisis taktis bersama pihak berwenang hingga operasi pencarian membuahkan hasil. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *