5.000 Peserta Padati Lamongan Bhayangkara Fun Bike 2026, Bukti Kedekatan Polri dengan Masyarakat

oleh -17 Dilihat
oleh

LAMONGAN , SUARA KPK NEWS – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah hukum Jawa Timur kembali menegaskan pentingnya pendekatan _soft power_ dan pemolisian masyarakat. Manifestasi nyata dari konsep itu terlihat dari antusiasme massal dalam gelaran Lamongan Bhayangkara Fun Bike 2026 yang dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Sabtu (11/7).

 

Tidak kurang dari 5.000 peserta dari berbagai komunitas gowes dan elemen masyarakat lintas daerah di Jawa Timur memadati titik start sejak fajar. Agenda ini bukan sekadar aktivitas olahraga rekreatif, melainkan menjadi ruang interaksi sosial yang strategis untuk mengikis sekat birokrasi antara aparat penegak hukum dan warga sipil.

Rute sepanjang beberapa kilometer dirancang untuk melintasi titik-titik vital di jantung Kota Lamongan. Rangkaian perjalanan dimulai dari Alun-Alun Lamongan, kemudian menyusuri:

– *Jalan Basuki Rahmat* dan *Jalan Panglima Sudirman*

– *Jalan Veteran* dan *Jalan Suwoko*

– *Jalan Kombes Pol M. Duryat* serta *Jalan Lamongrejo*

– *Jalan Jaksa Agung Suprapto* dan *Jalan Sunan Drajat*

– *Jalan KH. Ahmad Dahlan*

sebelum akhirnya kembali ke titik finis di Alun-Alun.

 

Keterlibatan aktif jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lamongan turut mewarnai kegiatan. Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, hingga Dandim 0812 Lamongan hadir bersama, menunjukkan soliditas kepemimpinan lintas institusi di tingkat daerah.

 

“Antusiasme ini menjadi indikator tingginya modal sosial dan semangat kolektif masyarakat Jawa Timur dalam mendukung institusi kepolisian. Kami berharap harmoni ini mampu mengakselerasi sinergi kamtibmas yang berbasis kemitraan,” ujar Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid.

Panitia penyelenggara juga mengintegrasikan unsur hiburan, budaya pop, dan insentif ramah lingkungan ke dalam acara. Selain fasilitas dasar, daya tarik utama kegiatan didongkrak oleh door prize berorientasi teknologi hijau. Hadiah utama berupa 3 unit sepeda motor listrik, disusul puluhan alat elektronik rumah tangga mutakhir seperti TV LED, kulkas, dan mesin cuci.

 

Kemeriahan ditutup dengan panggung ekspresi seni yang menampilkan Orkes Melayu OM Marcellina ‘Orkes Wonge Negoro’, serta deretan artis lokal seperti Lovina AG dan Adel Salsabila.

 

Secara keseluruhan, densitas massa yang mencapai 5.000 peserta membuktikan bahwa pendekatan humanis efektif dalam membangun sentimen positif publik terhadap perayaan hari jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *