LAMONGAN , SUARA KPK NEWS – Di tengah disrupsi global dan dinamika tata kelola pemerintahan yang kian kompleks, tuntutan terhadap reformasi birokrasi tidak lagi sebatas pada digitalisasi dan efisiensi administratif. Aspek fundamental yang menjadi kunci keberhasilan pelayanan publik adalah kualitas sumber daya manusia, khususnya pada dimensi moral dan ideologis.

Merespons urgensi tersebut, Kodim 0812 Lamongan mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan kegiatan Penguatan Karakter Kebangsaan Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kadet Soewoko ini menjadi momentum penting untuk merevitalisasi komitmen kebangsaan para abdi negara di wilayah Kabupaten Lamongan.
Mengusung tema “Penguatan Karakter Kebangsaan: Kita Perkuat Aparatur Sipil Negara yang Kuat, Berkarakter, dan Berintegritas”, acara dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim 0812 Lamongan yang diwakili Perwira Seksi Teritorial, Kapten Inf. Bambang.
Dalam perspektif sosiologi pemerintahan, ASN bukan sekadar operator kebijakan. Mereka adalah instrumen perekat sosial sekaligus representasi nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Aparatur Sipil Negara merupakan etalase negara di mata masyarakat. Melalui momentum ini, kita ingin membentuk sosok ASN yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mental berkarakter kuat serta menjunjung tinggi integritas dalam bingkai NKRI,” ujar Kapten Inf. Bambang.

Pernyataan itu menegaskan bahwa kecerdasan kognitif tanpa diimbangi komitmen etis dan nasionalisme yang kuat hanya akan melahirkan birokrasi yang mekanistis dan rentan terhadap deviasi moral.
Langkah Kodim 0812 Lamongan dalam menginisiasi kegiatan ini sekaligus mempertegas peran TNI dalam fungsi pembinaan teritorial dan penguatan ketahanan nasional di sektor sipil. Di era ketika batas informasi semakin kabur, infiltrasi ideologi transnasional dan degradasi rasa cinta tanah air menjadi ancaman nyata yang dapat melemahkan stabilitas kinerja pemerintahan hingga ke tingkat lokal.
Melalui penyegaran wawasan kebangsaan, para peserta diajak untuk:
– Mengkalibrasi ulang orientasi pengabdian demi kepentingan publik.
– Memperkuat soliditas lintas instansi guna mengurangi ego sektoral yang menghambat akselerasi program pembangunan.
– Membangun resiliensi mental dalam menghadapi tekanan kerja modern tanpa kehilangan jati diri sebagai pelayan bangsa.
Kehadiran dan antusiasme tinggi dari para ASN perwakilan instansi di Kabupaten Lamongan mencerminkan kesadaran kolektif. Transformasi mental bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Sinergi kuat antara Kodim 0812 Lamongan dan Pemerintah Kabupaten Lamongan diharapkan mampu menjadi pemantik determinasi baru. Lahirnya postur ASN di Bumi Joko Tingkir yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki integritas kokoh dan tidak tergoyahkan oleh kepentingan pragmatis. (Red)







