Akselerasi Ketahanan Air Berbasis Kewilayahan, Kodim 0812 Lamongan Petakan Sumber Air di Ngimbang

oleh -35 Dilihat
oleh

LAMONGAN , SUARA KPK NEWS – Dalam upaya sistematis mengatasi kerentanan akses air bersih, Kodim 0812 Lamongan secara proaktif melaksanakan survei lokasi untuk pemetaan titik sumber air strategis di Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Minggu (05/07/2026). Kegiatan ini merupakan manifestasi nyata dari program nasional TNI Manunggal Air yang dirancang untuk mengintegrasikan infrastruktur dasar dengan kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.

 

Survei teknis dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Teritorial Kodim 0812 Lamongan, Kapten Inf Bambang Suprianto. Ia didampingi Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Arm Yusniady, serta melibatkan personel teknis Kodim 0812, perangkat desa, dan tim survei kewilayahan.

Kegiatan ini tidak hanya sebatas observasi lapangan, tetapi juga asesmen terhadap lima titik krusial yang diproyeksikan untuk pengembangan sistem pipanisasi dan pembangunan fasilitas penyimpanan air. Hasil asesmen menjadi dasar penentuan kebutuhan teknis, dengan fokus pada normalisasi dan peningkatan elevasi tandon guna mengoptimalkan sistem distribusi berbasis gravitasi.

 

Berikut lima titik yang menjadi prioritas:

1. Sendang Kiting, Dusun Sawen, Desa Sendangrejo. Diperlukan peningkatan kapasitas pompa submersible agar distribusi dapat menjangkau lebih luas hingga Dusun Guman dan Dusun Tapas.

2. Sendang Untren Penjalin, Desa Kakatpenjalin. Perlu penambahan unit toren pendukung untuk menjaga stabilitas suplai air.

3. Sendang Kakat, Desa Kakatpenjalin. Dilakukan evaluasi kapasitas debit air guna merancang infrastruktur pendukung jangka panjang.

4. Sendang Slahar, Desa Slaharwotan. Direncanakan pembangunan tower air baru beserta instalasi pompa submersible untuk mengaliri kawasan pemukiman yang selama ini terkendala jangkauan.

Kapten Inf Bambang Suprianto menegaskan bahwa ketelitian pada fase survei adalah fondasi agar pembangunan infrastruktur nantinya memiliki daya guna jangka panjang.

 

“Survei ini merupakan instrumen krusial agar pembangunan tower air dan jaringan pipanisasi tepat sasaran. Komitmen kami memastikan setiap tetes air dari program TNI Manunggal Air dapat diakses secara merata oleh masyarakat, hingga mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan lingkungan dan ketahanan sosial warga,” ujarnya.

 

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Kakatpenjalin, Bapak Agung Prasetyawan. Ia memandang langkah TNI sebagai solusi atas problematika klasik ketersediaan air bersih di wilayahnya. Sinergitas antara TNI dan pemerintah desa diharapkan dapat menjadi model percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan di wilayah lain.

 

Melalui pendekatan terintegrasi, Kodim 0812 Lamongan kembali mempertegas perannya. Bukan hanya sebagai garda pertahanan, tetapi juga sebagai katalisator pembangunan sosial yang adaptif dan solutif terhadap tantangan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Lamongan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *