LAMONGAN , SUARA KPK NEWS – Upaya menciptakan ekosistem lingkungan yang sehat, bersih, dan asri menjadi prioritas nyata di wilayah terluar Kabupaten Lamongan. Melalui kolaborasi strategis antara Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang, personel Yonif TP 887/KJM, dan masyarakat setempat, digelar aksi Karya Bakti massal di Desa Mendogo, Kecamatan Ngimbang, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas pembersihan. Lebih dari itu, aksi ini merupakan langkah preventif untuk memitigasi risiko kesehatan lingkungan sekaligus menjaga estetika desa sebagai cerminan tata kelola kewilayahan yang baik.
Sasaran Karya Bakti difokuskan pada tiga titik vital di tiga dusun, agar dampaknya langsung dirasakan warga dalam hal aksesibilitas dan kesehatan.
1. Dusun Teguhan : Fokus pembersihan dilakukan pada bahu jalan utama sisi kiri dan kanan. Tujuannya untuk menjamin kelancaran sistem drainase dan memperlancar mobilitas warga.
2. Dusun Mendogo : Dilakukan sterilisasi total pada area Tempat Pembuangan Sementara. Langkah ini krusial untuk menekan dampak negatif limbah, seperti polusi bau dan potensi munculnya agen pembawa penyakit.
3. Dusun Mawut : Penanganan dilakukan pada vegetasi liar dan tanaman rambat di sepanjang jalan dusun. Pembersihan ini penting karena semak yang lebat berisiko menghalangi jarak pandang pengendara, sehingga dapat mengganggu keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Arm Yusniady, menegaskan bahwa keterlibatan aktif Babinsa adalah bentuk pelaksanaan instruksi Dandim 0812/Lamongan.
“TNI memiliki tanggung jawab moral untuk hadir sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi masyarakat. Babinsa dituntut untuk selalu adaptif dan siap bersinergi dengan satuan samping serta perangkat desa. Fokus utama kami adalah membangun ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh. Kami meyakini bahwa ketahanan wilayah sangat erat kaitannya dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan yang terjaga,” ujar Kapten Arm Yusniady.
Keterlibatan unsur militer bersama masyarakat dalam aksi ini mencerminkan semangat gotong royong yang tinggi. Sinergi tersebut sekaligus membuktikan bahwa jargon “Lamongan Megilan Berhasi” bukan sekadar slogan retoris, melainkan nilai yang diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.
Melalui Karya Bakti ini, sinergi antara TNI dan masyarakat Desa Mendogo diharapkan dapat terus berlanjut. Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam merawat lingkungan sebagai aset bersama, demi mewujudkan masyarakat Lamongan yang lebih sehat dan berdaya. (Red)






