Seruan Dukungan Aksi Damai Program MBG Tetap Di Lanjutkan Untuk Mendukung Program Pemerintah Dalam Rangka Menghindari Gizi Buruk (Stunting)

oleh -44 Dilihat
oleh

LAMONGAN , SUARA KPK NEWS – Ribuan warga dari pelosok desa berbagai elemen masyarakat tersebut, yang diikuti relawan, petani, peternak, pelaku UMKM, memadati Alun-alun depan Gedung Pemkab Lamongan, Selasa (23/6/2026), untuk kegiatan dalam Aksi Damai mendukung program MBG tetap di lanjutkan.

 

Bahwa kegiatan ini bentuk ungkapan serta aspirasi yang melainkan gerakan positif program visi dan misi Bapak Presiden terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

“Ini gerakan kebersamaan, Yang langsung di hadiri seluruh para relawan,petani serta para pelaku UMKM. kehadiran Kami ini ingin bertujuan untuk menghadirkan suasana yang damai serta kondusif sesuai program kami yaitu Seruan Aksi Damai mendukung program MBG dilanjutkan, sekaligus menunjukkan, bahwa masyarakat siap mendukung program yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi emas Indonesia,” ujar para relawan Ibu Eny Mufatiroh

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempertemukan seluruh elemen yang terlibat dalam ekosistem MBG, mulai dari petani, peternak, pelaku UMKM, relawan, hingga penerima manfaat, kurang lebihnya sedikitnya 100 konten dukungan poster tertulis yang bersifat positif nilai guna dukungan terhadap program MBG tetap dilanjutkan.dalam kegiatan aksi ini di hadiri langsung oleh Ketua Umum DPRD Lamongan serta Wakil Ketua DPRD Partai Gerindra, beliau memberikan dukungan sepenuhnya untuk kegiatan progam MBG ini tetap pertahankan dan (wajib) di lanjutkan,untuk mengaspirasikan bentuk progam visi dan misi bapak presiden yang sudah berjalan semestinya.

Beliau juga memberikan apresiasi bagi para aksi demo yang selalu tertib dan kondusif selama para masa aksi menyampaikan orasinya masing masing, Ujar Bapak Ketua Umum DPRD Lamongan, selasa 23 Juni 2026.

“Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang terus diperluas cakupannya. Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat mencapai kurang lebih 82 juta hingga 82,9 juta orang pada akhir 2026. Target tersebut mencakup siswa sekolah, santri, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Selain fokus pada pemenuhan gizi, MBG juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, koperasi, BUMDes, dan pelaku UMKM sebagai pemasok kebutuhan pangan program ini.

 

Melalui kegiatan tersebut, para peserta berharap program MBG tidak hanya menjadi upaya pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi petani, peternak, UMKM, serta membuka lapangan kerja dan masyarakat luas menuju Indonesia Emas 2045. (Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *