Dalam Rangka Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Kecamatan Turi Kab Lamongan, “Menggelar Olimpiade Perlombaan Keagamaan Tingkat Lembaga”

oleh -18 Dilihat
oleh

LAMONGAN | SUARA KPK NEWS – Ratusan siswa-siswi dari jenjang TK/RA, MI/SD, SMP/MTs, dan MA/SMK se-Kecamatan Turi mengikuti Olimpiade Perlombaan Keagamaan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forkopimcam dan Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Turi di Aula Korwil Pendidikan Kecamatan Turi, Selasa 11 Agustus 2026.

 

Kepanitiaan dipimpin Lathifa Akmaliyah, M.Pd selaku Koordinator Lomba. Anggota pelaksana terdiri dari Kasturi selaku Kasi Trantib, Abdul Rokhim, Aiptu Ali, Serda Mahendra, dan Suharjito. Pembukaan kegiatan dipimpin Sekretaris Kecamatan Turi, Husnul Khotimah, S.E. Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme guru dan wali murid yang hadir mendampingi peserta.

“Terlihat antusiasme serta partisipasi dari para guru dan wali murid yang telah hadir mendampingi anak-anaknya dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Perlombaan dibagi sesuai jenjang. Tingkat RA/TK melombakan Adzan, Iqomah, Tahfidz, dan Mewarnai Kaligrafi. Tingkat MI/SD ada Tahfidz Qur’an dan Tilawah. Tingkat SMP/MTs ada MTQ. Kompetisi ini bertujuan mengukur kemampuan dasar sekaligus membangun rasa percaya diri anak sejak dini.

 

Salah satu lembaga yang berprestasi adalah MIS Banin Banat Desa Geger. Siswa-siswinya berhasil meraih juara 1 di beberapa kategori. Farin Nafisa meraih juara 1 Tahfidz Putri MI/SD. Hilal Abdillah meraih juara 1 Tahfidz Putra MI/SD. Alesha meraih juara 1 Tahfidz Putri RA/TK. Azza meraih juara 1 Mewarnai Kaligrafi Putri RA/TK. Majidah Qurrota A’yun meraih juara 1 Tilawah Anak MI.

Eko Prasetiyo N., S.Pd.SD, guru pembimbing MIS Banin Banat, mengatakan kompetisi ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga untuk membangun mental dan pola pikir anak. Kepala Sekolah MIS Banin Banat, Ernawati, S.E, menambahkan prestasi ini menjadi kebanggaan sekolah dan keluarga.

“Prestasi ini bukan hanya kemenangan bagi peserta didik dan sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa-siswi untuk terus berprestasi dan percaya diri dalam berkompetisi,” ujarnya.

Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru, dan orang tua. Olimpiade Keagamaan ini diharapkan menjadi wadah menggali potensi generasi muda melalui kompetisi yang sehat dan edukatif, serta mendorong lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, dan siap bersaing secara positif.

Keberhasilan siswa-siswi MIS Banin Banat menjadi bukti bahwa pembinaan sejak usia dini mampu melahirkan prestasi. Di balik setiap piala terdapat proses belajar, kedisiplinan, dan dukungan keluarga sebagai fondasi penting membentuk generasi berprestasi. (Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *