MAT PECI Layangkan Protes Keras terhadap Apatisme PT Sumber Niaga Industri

oleh -7 Dilihat
oleh

Dinamika hubungan antara elemen masyarakat lokal dengan sektor korporasi di wilayah Cisereh memasuki fase krusial. Ketegangan memuncak setelah Dewan Pendiri Organisasi Masyarakat Peduli Cisereh (MAT PECI) secara resmi mendatangi kantor PT Sumber Niaga Industri Jumat (5/6/2026). Aksi merupakan respons atas sikap manajemen perusahaan yang dinilai abai serta tertutup terhadap aspirasi warga setempat.

 

Langkah diambil setelah dua kali surat permohonan audiensi yang diterbirkan MAT PECI tidak mendapatkan tanggapan substansial dari pihak perusahaan. Sikap pasif manajemen PT Sumber Niaga Industri memicu kritik keras dianggap mencederai prinsip Corporate Social Responsibility dan merusak tatanan etika hubungan industrial yang sehat.

 

Dewan Pendiri MAT PECI Keong Candra, mempertegas bahwa kehadiran lembaganya di kantor perusahaan bukan upaya untuk memicu instabilitas melainkan langkah sistematis untuk melebur kebuntuan komunikasi.

 

“Kehadiran kami merupakan ikhtiar untuk menjemput hak komunikasi warga Cisereh Dua surat resmi telah kami kirimkan, namun respons perusahaan Sikap abai mencerminkan minimnya kepatuhan perusahaan terhadap norma sosial dan etika lingkungan yang seharusnya menjadi standar operasional industri”, Keong Candra.

 

Keong Candra memberikan pengingat tegas terhadap manajemen PT Sumber Niaga Industri sehubungan batasan hukum yang mengikat setiap entitas bisnis di wilayah Cisereh, beliu menyampaikan bahwa kehadiran investasi tidak boleh melepaskan perusahaan dari kewajiban mematuhi regulasi lokal.

 

“Operasional industri wajib tunduk terhadap mandat hukum. Kami memegang teguh pedoman Peraturan Daerah, pengelolaan lingkungan hidup dan ketenagakerjaan serta Peraturan Desa Cisereh yang secara eksplisit mengatur tentang kemitraan dan pemberdayaan masyarakat lokal” , ujar mat peci.

 

Menurut pandangan Keong investasi yang masuk ke Cisereh seharusnya menjadi katalisator kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Jika korporasi gagal mengintegrasikan operasionalnya dengan aturan main di tingkat daerah. Legitimasi sosial perusahaan secara moral patut dipertanyakan oleh publik.

 

Upaya konfirmasi kembali menemui jalan buntu. Perwakilan keamanan perusahaan menyampaikan tidak adanya arahan atau respons dari jajaran direksi sehubungan dengan kedatangan MAT PECI.

 

pihak manajemen PT Sumber Niaga Industri masih memilih untuk bungkam. Menyikapi situasi MAT PECI memberikan ultimatum agar jajaran direksi segera menunjukkan itikad baik dengan membuka ruang audiensi. Langkah dipandang krusial guna menghindari eskalasi ketegangan lebih lanjut yang dapat berdampak terhadap iklim kondusif di wilayah Cisereh. (Endang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *