Kaperwil Suara KPK News Maluku Gelar Majelis Shalawat di Namlea
upaya memperkuat transmisi nilai spiritual sekaligus memperkokoh ukhuwah islamiyah diBumi Bupolo.Kepala Perwakilan Wilayah Media Suara KPK News Provinsi Maluku.H. Matnasir.resmi menyelenggarakan perhelatan Majelis Sholawat akbar yang dipusatkan diKota Namlea Kabupaten Buru.
Acara religius berlangsung khidmat menghadirkan tokoh ulama karismatik.Habib Jaffar Shodiq Assagaf.sebagai pimpinan majelis. Kehadiran beliau menjadi magnet spiritual bagi masyarakat setempat yang merindukan kesejukan di tengah dinamika sosial.
Penyelenggaraan majelis bukan sekadar rutinitas seremonial.melainkan sebuah manifestasi dari komitmen H. Matnasir dalam mengintegrasikan peran media dengan nilai religiusitas. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya menjaga harmoni kedamaian melalui pendekatan kultural serta spiritual.
Majelis merupakan bentuk ikhtiar kita untuk membumikan sholawat di Maluku.khususnya diKabupaten Buru. Kita berharap keberkahan dari majelis membawa dampak positif bagi kondusivitas daerah serta mempererat simpul persaudaraan antarsesama.ujar H. Matnasir.
Sebagai pimpinan acara.Habib Jaffar Shodiq Assagaf dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW. Beliau menyampaikan bahwa sholawat merupakan instrumen pemersatu bangsa yang mampu melunakkan hati serta menjernihkan pikiran dari polarisasi kepentingan duniawi.
Penguatan spiritualitas kolektif serta silaturahmi lintas elemen masyarakat.berlokasi Kota Namlea.Kabupaten Buru Maluku.
Inisiator H. Matnasir Kaperwil Suara KPK News Maluku.
Tokoh Utama.Habib Jaffar Shodiq Assagaf.
Antusiasme warga Kota Namlea terlihat dari Volume jamaah yang memadati lokasi acara.Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan bahwa nilai religius masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan sosial diKabupaten Buru.
Melalui inisiatif majelis solawat Suara KPK News Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan H. Matnasir berhasil menunjukkan sisi humanis serta religius dari sebuah institusi media.membuktikan bahwa peran pers tidak hanya terbatas pada kontrol sosial namun juga terhadap pembangunan karakter bangsa melewati lintasan spiritual.redaksi SOFYAN MUHAMMADIA.suara kpk news.com




